Fasca Rakornas Forum Ekraf Tancap Gas Konsolidasi Ekosistem Ekonomi Kreatif Karawang

October 25, 2026

KARAWANG — Forum Lintas Komunitas (FLK) Forum Ekraf Karawang menyiapkan agenda konsolidasi pengembangan ekonomi kreatif dengan memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan melalui pendekatan heksahelik. Langkah ini menjadi tindak lanjut keikutsertaan Forum Ekraf Karawang dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) 2026 di Jakarta, 24–25 Oktober 2026.

Sebagai jejaring resmi Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Forum Ekraf Karawang telah berkiprah dalam pengembangan ekonomi kreatif di Karawang sejak 2019. Selama perjalanannya, forum ini turut berkontribusi meletakkan fondasi awal pengembangan ekosistem ekonomi kreatif daerah melalui penguatan jejaring komunitas dan kolaborasi lintas sektor. Modal pengalaman tersebut menjadi pijakan penting bagi Forum Ekraf Karawang untuk melanjutkan perannya dalam memperkuat konsolidasi dan mendorong pengembangan ekonomi kreatif yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Pengurus Forum Ekraf Karawang, Asep R. Sundapura, mengatakan Rakornas menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi jejaring sekaligus merumuskan langkah konkret pengembangan ekonomi kreatif di daerah.

Menurutnya, Karawang telah memiliki modal yang cukup kuat, mulai dari regulasi daerah, kelembagaan, dinas pengampu, hingga keberadaan komunitas kreatif yang beragam dan potensial. Tantangan berikutnya adalah menghubungkan berbagai potensi tersebut ke dalam agenda bersama yang lebih terarah dan berkelanjutan.

“Agenda kami setelah Rakornas adalah melakukan konsolidasi simpul-simpul penggiat ekonomi kreatif di Karawang. Potensi yang sudah ada perlu dipetakan, dihubungkan, dan dikembangkan melalui kolaborasi agar memberikan dampak nyata bagi pelaku kreatif dan perekonomian daerah,” menjadi penekanan Asep terhadap arah kerja Forum Ekraf Karawang ke depan.

Konsolidasi tersebut akan mengacu pada prinsip heksahelik, yang mempertemukan enam unsur utama: pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, serta lembaga keuangan. Forum Ekraf Karawang diharapkan menjadi ruang penghubung antarpihak untuk menyelaraskan potensi, kebutuhan, dan peluang pengembangan ekonomi kreatif.

Agenda awal yang perlu didorong mencakup pemetaan komunitas dan subsektor kreatif, penguatan komunikasi lintas simpul, serta identifikasi program kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan pelaku kreatif Karawang.

Asep menilai, posisi strategis Karawang sebagai kawasan industri yang berdekatan dengan Jakarta juga membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi kreatif. Potensi budaya lokal, kreativitas komunitas, teknologi digital, dan kebutuhan industri dapat dipertemukan untuk menciptakan produk, layanan, serta peluang pasar baru.

Melalui langkah tersebut, Forum Ekraf Karawang ingin memastikan bahwa jejaring ICCN tidak hanya menjadi ruang pertukaran gagasan di tingkat nasional, tetapi juga menghasilkan tindak lanjut konkret di daerah.

“Fokusnya adalah memperkuat ekosistem, bukan sekadar menghimpun komunitas,” tandas Asep. “Dengan konsolidasi yang terarah dan kolaborasi heksahelik, Forum Ekraf Karawang mendorong agar potensi kreatif yang telah tumbuh dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.”

Leave a Comment

Sundapura Project

Ideas into Work. Stories into Impact

Heritage

Digital

Literacy