Pada 7 Juni, penggiat literasi Asep R. Sundapura menginisiasi sebuah diskusi yang melibatkan berbagai elemen penggiat literasi di Karawang, baik dari kalangan masyarakat maupun pendidik. Kegiatan ini diprakarsai bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan sebagai upaya memperkuat sinergi dalam pengembangan literasi daerah.
Diskusi tersebut menghasilkan sebuah kesepakatan penting mengenai perlunya wadah bersama sebagai rumah besar pengembangan literasi di Karawang. Wadah tersebut kemudian disepakati bernama Dewan Literasi Karawang, yang diharapkan menjadi pusat kolaborasi berbagai gerakan literasi yang telah tumbuh di tengah masyarakat.
Dalam struktur awal yang dibentuk, Asep R. Sundapura ditunjuk sebagai sekretaris umum, sementara posisi ketua diemban oleh Sambas Bara, seorang praktisi pendidikan sekaligus penggiat literasi Kaca Geulis. Penunjukan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan kepemimpinan yang mampu merangkul berbagai pihak.
Pembentukan Dewan Literasi Karawang bertujuan membangun kolaborasi yang kuat dalam pergerakan literasi di daerah. Melalui wadah ini, seluruh elemen diharapkan dapat saling merangkul dan membahu, sehingga gerakan literasi tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dalam satu arah yang sama demi kemajuan literasi masyarakat Karawang.
