Pada 28 Mei 2025, Asep R Sundapura hadir sebagai pembicara budaya dalam peringatan Dies Natalis ke-56 Kawan-kawan Kempaka (Mahasiswa Pelajar Karawang). Dalam kesempatan tersebut, Asep membagikan perspektifnya mengenai pentingnya literasi kebudayaan dan sejarah lokal sebagai fondasi identitas serta akar jati diri Urang Karawang.
Dalam pemaparannya, Asep menekankan bahwa pemahaman terhadap sejarah dan kebudayaan daerah bukan sekadar pengetahuan tambahan, melainkan bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda. Ia mengajak mahasiswa untuk tidak tercerabut dari akar budayanya di tengah arus globalisasi yang semakin deras.
Menurutnya, literasi kebudayaan harus ditempatkan sebagai upaya sadar untuk mengenali, memahami, dan merawat warisan lokal yang telah membentuk masyarakat Karawang sejak lama. Ia juga menyoroti pentingnya menggali kembali nilai-nilai tradisi lisan, salah satunya Sahadat Karawang, yang sarat makna historis dan spiritual.
“Sahadat Karawang bukan hanya warisan lisan, tetapi juga cerminan nilai-nilai perjuangan, identitas, dan kebersamaan masyarakat Karawang. Dalam konteks kekinian, generasi muda perlu mengenalinya kembali agar tumbuh rasa bangga dan kepedulian terhadap daerahnya,” ujar Asep R Sundapura, budayawan dan penggiat literasi.
Ia menambahkan bahwa revitalisasi nilai-nilai tradisi lokal tidak harus dilakukan secara kaku, melainkan dapat disesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan esensi. Dengan demikian, kebudayaan tetap hidup dan relevan di tengah perubahan sosial.
Kegiatan Dies Natalis ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kesadaran budaya bagi mahasiswa Karawang. Melalui diskusi yang berlangsung, peserta diajak untuk lebih aktif dalam merawat identitas lokal serta menjadikannya sebagai pijakan dalam menghadapi tantangan masa depan.
