Forum Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kabupaten Karawang terus mendorong kolaborasi lintas sektor guna mengembangkan potensi daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar audiensi dengan Dinas Pertanian Karawang. Pertemuan ini menjadi ruang berbagi ide dan gagasan dalam upaya memperkuat pengembangan ekonomi kreatif yang berbasis pada potensi lokal.
Ketua Forum Ekraf Karawang, Asep R Sundapura, menyampaikan bahwa Karawang memiliki identitas kuat sebagai Kota Lumbung Padi sekaligus pusat pangan nasional. Menurutnya, sektor pertanian tidak hanya menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat, tetapi juga memiliki nilai historis yang panjang, bahkan telah ada sejak era Kerajaan Tarumanagara hingga masa Mataram.
“Karawang terkenal sebagai Kota Lumbung Padi atau Pusat Pangan Nasional, dimana pertanian merupakan sektor kehidupan yang tidak bisa dilepaskan dari masyarakat Karawang. Sejarah pertanian Karawang bahkan sudah muncul sejak era Kerajaan Tarumanagara dan era Mataram. Kami melihat hal itu sebagai sebuah modalitas pengembangan potensi ekonomi kreatif yang menarik,” ujar Asep.
Ia menambahkan bahwa potensi pertanian di Karawang tidak hanya terbatas pada aspek ketahanan pangan. Dengan luas lahan mencapai lebih dari 95 ribu hektare, sektor ini dinilai memiliki daya tarik besar untuk dikembangkan menjadi bagian dari ekonomi kreatif, khususnya dalam bidang pariwisata, pendidikan, dan pengembangan produk kreatif.
“Pertanian Karawang dengan sejarahnya yang cukup panjang dan area lahannya yang sangat luas bisa diolah juga menjadi daya tarik kepariwisataan, pendidikan, dan produk-produk kreatif. Kita di Ekraf mendorong pihak-pihak terkait untuk mulai bergerak merumuskan wisata agraris seperti Rice Fields Market, event Panen Raya, culture development, serta sarana edukasi tentang dunia pertanian bagi generasi muda. Kami melihat semua itu diperlukan untuk mendorong ketertarikan dan kedekatan generasi muda pada dunia pertanian,” lanjutnya.
Melalui audiensi ini, Forum Ekraf berharap tercipta sinergi yang kuat antara pelaku ekonomi kreatif dan sektor pertanian. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka peluang baru yang tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda sebagai bidang yang menarik dan penuh potensi.
