Asep R Sundapura Angkat Khazanah Kabuyutan Sunda Kuno Lewat Novel Budaya

Kabar terbitnya karya terbaru kembali datang dari penulis Sunda, Asep R Sundapura, yang menyelesaikan buku keduanya berjudul Satria Kabuyutan: Kitab Suci Jatisunda sebuah novel yang mengangkat tema sejarah dan budaya Sunda.

Karya ini disebut sebagai kelanjutan gagasan besar penulis dalam merawat nilai-nilai kabuyutan, yakni pusat spiritual dan intelektual dalam tradisi Sunda, sekaligus menegaskan pentingnya ilmu pengetahuan dalam membangun peradaban manusia.

Sebelumnya, karya Satria Kabuyutan: Kitab Suci Jatisunda telah dikenal sebagai novel sejarah yang menggambarkan kondisi sosial dan budaya masyarakat Sunda pada masa lampau, khususnya dalam konteks perubahan besar pasca runtuhnya kekuasaan Pajajaran di Tatar Sunda.

Novel tersebut tidak hanya menghadirkan narasi dramatik, tetapi juga mengandung refleksi mendalam terhadap identitas, kepercayaan, dan perjalanan spiritual masyarakat Sunda, yang dipengaruhi oleh dinamika budaya dan agama.

Dalam pernyataannya, Asep R Sundapura menyampaikan rasa syukur atas rampungnya buku kedua ini. “Alhamdulillah, buku ke-2 ini akhirnya selesai. Melalui Satria Kabuyutan, saya ingin menegaskan bahwa tanpa ilmu pengetahuan dan institusi kabuyutan, Sunda akan selalu dipandang sebatas seni pertunjukan.

Padahal, lebih dari itu, ada peradaban, ada nilai, dan ada jalan spiritual. Pada akhirnya, agama adalah karunia terbesar dari Tuhan kepada kita. Wallahu’alam,” ujarnya.

Buku terbaru ini masih berada dalam koridor besar yang sama, yakni menggali kembali khazanah Sunda melalui pendekatan sastra, sejarah, dan filsafat. Konsep “kabuyutan” sendiri dalam tradisi Sunda merujuk pada tempat sakral yang menjadi pusat pelestarian naskah, pengetahuan, serta ajaran leluhur, yang diwariskan lintas generasi sebagai fondasi kebudayaan. Melalui pendekatan tersebut, novel ini diharapkan tidak hanya menjadi karya sastra, tetapi juga medium edukasi budaya dan refleksi spiritual.

Meski tanggal resmi peluncuran belum diumumkan, penulis memastikan bahwa buku ini akan segera hadir untuk publik. Kehadirannya dinantikan, terutama oleh pembaca yang memiliki ketertarikan pada sejarah, budaya Sunda, serta nilai-nilai kearifan lokal yang diangkat melalui narasi fiksi yang kuat dan reflektif.

Leave a Comment