Ekonomi kreatif (Ekraf) adalah sebuah konsep bidang perekonomian di era ekonomi yang baru dengan mengutamakan kreativitas dan informasi (data). Konsep dari ekonomi kreatif ini mengedepankan sumber daya manusia yang memiliki ide dan pengetahuan yang digunakan sebagai faktor utama/ modal.
Intinya ekonomi kreatif (Ekraf) lebih mengedepankan kreativitas, pengetahuan, dan ide dari manusia sebagai aset untuk membuat perekonomian bergerak maju. Konsep ekonomi kreatif ini sudah terbukti dapat mengembangkan sektor perekonomian.
Manfaat Ekonomi Kreatif (Ekraf)
1. Menciptakan lapangan kerja baru
2. Membuat masyarakat menjadi lebih kreatif
3. Mengurangi angka pengangguran
4. Meningkatkan inovasi di berbagai bidang
5. Menciptakan kompetisi bisnis yang lebih sehat
17 Sekto yang termasuk Ekraf :
1. Aplikasi,
2. Pengembangan Permainan,
3. Arsitektur,
4. Desain Interior,
5. Desain Komunikasi Visual (DKV),
6. Desain Produk,
7. Fashion,
8. Film Animasi dan Video,
9. Fotografi,
10. Kerajinan Tangan (Kriya),
11. Kuliner / Makanan
12. Musik,
13. Penerbitan,
14. Periklanan,
15. Seni Pertunjukkan,
16. Seni Rupa
17. TV dan Radio
Cara Mengembangkan Ekraf di daerah-Mu ;
1. Bentuk Komunitas/Ekosistem kreatif
2. Lakukan pendataan di wilayahmu tentang jumlah orang yang kerja di 17 sektor ekraf, jumlah UMKM, jumlah komunitas dan data potensi ekonomi, seni budaya, lingkungan dan wisata.
3. Kolaborasi (ajak bicara orang-orang/ pemuda/pemerintah setempat/tokoh) untuk mendukung ekraf
4. Bikin event kegiatan, mulai dari yang kecil dan ringan : pelatihan, festival, bazaar, diskusi, nobar, bikin proyek apa saja dll
5. Bentuk jejaring dengan cara ikut grup WA luar, mengikuti acara/ kegiatan komunitas/ organisasi lain, dan mengikuti grup medsos/akun tokoh, organisasi dan komunitas kreatif lain.
5. Terus belajar dan bergerak
