Forum Ekraf Ajak Masyarakat Dukung Karawang Jadi Kota Kreatif

Gagasan menjadikan Karawang sebagai kota kreatif kerap dianggap berlebihan oleh sebagian masyarakat. Berbagai persoalan klasik seperti tata kota, infrastruktur, hingga pengangguran dinilai masih menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya terselesaikan. Namun, pandangan tersebut justru diluruskan oleh Asep R Sundapura yang mengajak masyarakat melihat konsep kota kreatif dari sudut pandang yang lebih realistis dan progresif.

Menurut Asep, konsep kota kreatif bukanlah upaya instan untuk menghilangkan seluruh persoalan daerah, melainkan sebuah proses kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa kota kreatif tidak harus menyerupai karakter kota lain seperti Yogyakarta, Bandung, atau Malang, melainkan bertumbuh berdasarkan potensi khas yang dimiliki daerah itu sendiri.

“Kota kreatif itu bukan sulap yang membuat semua masalah kota langsung hilang. Ini adalah proses bersama, bagaimana kita semua bisa lebih aktif, lebih kreatif dalam mencari solusi atas persoalan daerah,” ujar Asep dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan kota kreatif dapat dimulai dari potensi lokal yang sudah ada dan berkembang di tengah masyarakat. Mulai dari sektor kuliner, seni budaya, musik, kerajinan, seni lukis, hingga perkembangan digital dan desain, semuanya dapat menjadi lokomotif penggerak ekonomi daerah jika dikelola dengan baik.

Lebih lanjut, Asep menekankan bahwa keberhasilan Karawang menuju kota kreatif sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak, baik pelaku usaha, UMKM, media, dunia usaha, pemerintah, akademisi, komunitas, hingga para seniman. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Sebagai langkah awal yang sederhana, Asep mengajak seluruh elemen tersebut untuk berpartisipasi dalam proses penilaian Kota Kreatif Indonesia dengan mengisi formulir yang telah disediakan oleh pemerintah melalui platform resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Tidak perlu langkah besar di awal. Kita mulai dari yang ringan, dari yang bisa kita lakukan sekarang. Salah satunya dengan ikut mengisi form penilaian ini. Ini bentuk kontribusi nyata kita untuk Karawang,” tegasnya.

Melalui ajakan tersebut, Asep berharap kesadaran kolektif masyarakat Karawang dapat terus tumbuh, sehingga semangat membangun kota berbasis kreativitas tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar terwujud melalui aksi nyata bersama.

Leave a Comment