Karawang bukan sekadar kota industri yang kita kenal hari ini. Di balik denyut modernitasnya, tersimpan jejak panjang peradaban yang konon telah tercatat sejak awal Masehi. Kota ini dipercaya pernah memiliki pelabuhan internasional yang menguasai separuh lalu lintas dunia, menjadi pusat kekuatan kerajaan yang membentang hingga separuh Nusantara, hingga berperan sebagai gerbang awal penyebaran Islam di Tatar Pasundan. Bahkan, di masa depan, Karawang diprediksi akan menjelma menjadi Kota Tanpa Tanding—Kuta Tandingan yang berdiri megah dalam lintasan sejarah.
Namun, benarkah semua kisah itu? Ataukah sebagian hanyalah serpihan mitos yang belum sepenuhnya terungkap?
Zona Sejarah Karawang hadir sebagai perjalanan menembus batas—mengurai misteri terdalam, membongkar mitos kesejarahan, dan menyibak lapisan-lapisan gelap yang selama ini menyelimuti sudut-sudut Karawang, dari era paling kuno hingga masa modern. Ini bukan sekadar penelusuran sejarah, tetapi sebuah upaya menyelamatkan ingatan kolektif yang perlahan tergerus waktu.
Di tengah derasnya arus pembangunan dan nafsu kapitalisme yang kerap mengorbankan warisan leluhur, Zona Sejarah Karawang menjadi langkah kecil untuk mengawetkan jejak-jejak masa lalu sebelum semuanya hilang—entah oleh tangan manusia atau oleh alam, ketika Citarum dan Laut Jawa suatu hari benar-benar bertemu dan menenggelamkan kota ini untuk kedua kalinya, sebagaimana diprediksi oleh para tetua Karawang.
Ikuti setiap langkahnya. Susuri setiap sudut wilayah Karawang. Dengarkan kisah-kisah yang terlupakan. Karena kita tidak pernah tahu kapan jejak sejarah itu akan benar-benar lenyap.
Segera hadir, channel YouTube Asep R. Sundapura — Zona Sejarah Karawang. Sebuah ruang untuk mengenal, memahami, dan menjaga warisan yang tersisa.
