Pendampingan Penelitian Pascasarjana Trisakti, Asep R Sundapura Kenalkan Gastronomi Lokal

Kegiatan pendampingan penelitian terkait khazanah kuliner lokal Karawang berlangsung pada 10 Februari dengan melibatkan Asep R Sundapura bersama para mahasiswa pascasarjana dari Trisakti. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karawang yang berperan dalam mendukung penguatan literasi budaya daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Asep R Sundapura tidak hanya mendampingi proses penelitian, tetapi juga berbagi wawasan mengenai kekayaan budaya Karawang, khususnya dalam bidang kuliner dan gastronomi lokal. Ia juga memperkenalkan kuliner khas Walahar sebagai bagian dari identitas budaya yang memiliki nilai historis dan sosial yang kuat di tengah masyarakat.

Kekayaan kuliner Karawang, menurutnya, tidak terlepas dari kondisi lingkungan dan karakter budaya masyarakat setempat. Hal ini tercermin dari berbagai jenis makanan yang memiliki cita rasa dan keunikan tersendiri. Salah satu contohnya adalah telur bebek Karawang yang dikenal memiliki rasa lebih sedap dibandingkan daerah lain. Hal tersebut dipengaruhi oleh kualitas pakan bebek yang lebih bergizi dan alami, sebagai dampak dari melimpahnya hasil panen persawahan di wilayah Karawang.

Selain itu, ragam kuliner seperti rangginang pindang dan rangginang terasi juga menjadi bukti nyata bagaimana makanan lokal terbentuk dari kolaborasi antara lingkungan alam dan kreativitas masyarakat. Produk-produk tersebut tidak hanya menjadi konsumsi sehari-hari, tetapi juga merepresentasikan identitas kultural yang khas.

Asep R Sundapura menyampaikan bahwa kekayaan kuliner Karawang perlu terus didokumentasikan dan dikaji secara akademis agar dapat dikenal lebih luas. “Kuliner Karawang bukan sekadar makanan, tetapi merupakan bagian dari warisan budaya yang lahir dari interaksi panjang antara manusia dan lingkungannya. Ini penting untuk terus dikenalkan dan dilestarikan,” ujarnya.

Leave a Comment